Video: Lagu “Bebiak Kun Tetanggak” Viral, Belum 24 Jam Sudah 5.000 Penonton

oleh -

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pandemi Covid-19 tak membatasi kreatifitas TJQ 42, grup musik asal Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, yang berdiri sejak tahun 2017 lalu.

Lagu ke 13 berjudul “Bebiak Kun Tetanggak” (pacaran dengan tetangga) yang tayang di kanal Youtube TJQ 42, mendapat respon luar biasa, dan mampu memukau masyarakat Pulau Belitung.

Belum sampai 24 jam, video klip lagu bergenre Dangdut Modern ini, viral dan telah membius sebanyak 5.000 penonton. Video klip berdurasi 4 menit 47 detik, tayang perdana pada, Minggu 27 Juni 2021 pukul 18.30 WIB.

Kolaborasi Romek Aje Gile dan musisi kenamaan Belitung Vera Etis Electone, memang begitu menghibur. Wajar saja bila hingga Selasa (29/6) malam, jumlah tayangan sudah mencapai 6.500 penonton.

Lagu ini diciptakan oleh penyanyinya sendiri, yang bernama Romantis atau Romek Aje Gile. Romek anak dari penyanyi kenamaan Belitung pada masa itu, alm Nurlela atau akrab dipanggil Mak Lela.

Sedangkan sang kreator video dan musik ini adalah Pratama atau akrab dipanggil Tatam. Ia sendiri seorang yang notabene bukan musisi panggung dan berprofesi sebagai fotografer di Tanjungpandan.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur karena lagu Bebiak Kun Tetangga mendapat sambutan luar biasa dari penonton di kanal Youtube TJQ 42. Ini tentu di luar dugaan kami,” kata Tatam kepada Belitong Ekspres.

Tatam mengatakan, grup TJQ 42 menganut genre music beragam, yaitu rock, pop, melayu, dangdut hingga keoncong. Untuk lagu ciptaan TJQ 42 semua berbahasa Belitung.

“Ada 2 formasi di grup ini, formasi lengkap dan formasi musisi additional. Kita memilih bahasa Belitung, salah satu misinya adalah tetap melestarikan bahasa daerah kita sendiri,” ujar pria berkacamata ini.

Menurut Tatam, mulai dari aransemen music, shoting dan edit video dikerjakan sendiri di rumahnya, yang bukan sebuah studio professional. “Intinya kreatif itu bisa dimana dan kapan saja memanfaatkan apa yang ada,” katanya.

Sementara lokasi syuting yang dipilih untuk video klip ini adalah “Kampong Moyang” yang terletak di kawasan Pantai Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk.

Proses pengambilan gambar dilakukan pada Sabtu (26/6), dengan konsep video tercipta di lokasi syuting. Tanpa skenario sama sekali. Semua ide muncul dari dari Tatam dan kawan-kawan yang terlibat dalam pembuatan video tersebut.

Memilih “Kampong Moyang” karena sebuah tempat wisata yang unik dan menarik. Terdapat banyak rumah-rumah panggung, khas masyarakat Belitung pada zaman dahulu.

“Kami memilih lokasi tersebut tujuannya biar tercipta suasana perkampungan khas Belitung pada video klip lagu ini,” ujar Tatam.

Ia menambahkan, konsep video menceritakan seorang pemuda yang diperankan Eko. Pemuda ini berteman dekat dengan tetangganya sendiri, yang diperankan oleh Novi.

“Biar lebih menghibur masyarakat, di dalam adegan-adegan video klip tetap terselip komedi, khas dari TJQ 42,” sebut Tatam.

Harapannya dari video klip ini adalah sebagai pengobat rindu masyarakat Belitung akan lagu-lagu daerahnya sendiri. Baik masyarakat yang ada di Belitung maupun yang berada di perantauan.

“Nah, tujuan utamanya untuk melestarikan bahasa Belitung sebagai bahasa leluhur, agar anak cucu kita kedepan tetap mencintai bahasa daerahnya sendiri,” ucapnya.

Melebihi Video Buntut

Konten creator dan para pengisi di video lagu Bebiak Kun Tetangga mengaku, sangat terkejut. Ternyata masyarakat Belitung banyak yang mengapresiasi karya grup TJQ 42.

“Mungkin karena lagu yang dibuat begitu “easy listening”. Barulah sekian jam tayang, sudah ribuan orang yang menonton. Ini sungguh luar biasa,” ujar Novi pemeran wanita dalam video klip.

Penonton untuk video klip Bebiak Kun Tetanggak ini, melebihi respon video klip sebelumnya berjudul “Buntut”, yang saat ini telah mencapai 12 ribun penonton.

Begitupun respon dari masyarakat yang mengetahui video tersebut. Mereka sangat mengapresiasi dan mendukung untuk video klip berikutnya dari TJQ 42.

Salah satu dukungan datang dari Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, yang sangat mengapresiasi kreatifitas para pemuda di tengah pandemi.

Isyak sebagai penasehat grup TJQ 42 banyak memberikan, ide, motivasi dan semangat. Karena Youtube sudah menjadi platform pundi-pundi rupiah, sekaligus wadah mengekspresikan kreatifitas.

“Dukungan dari masyarakat tentu sangatlah diperlukan sebagai pemantik semangat kami, agar lebih baik lagi dalam berkarya ke depannya,” ucap Tatam.

Setelah lagu Bebiak Kun Tetangga, selanjutnya TJQ 42 akan segera merilis video klip baru bertema Corona, dengan konsep komedi. Yaitu, untuk menghibur sekaligus mengedukasi masyarakat.

Oleh karena itu, Tatam membuka ruang bagi siapapun yang mau mendukung atau mensponsori pembuatan video klip lagu bertema Corona tersebut.

“Ini juga sebagai sumbangsih kami untuk mengedukasi masyarakat, agar mematuhi prokes Covid-19. Jadi, kalau ada yang mau support dalam bentuk apapun, kami terima dengan senang hati,” tandasnya. (yud)