Banner PLN Babel

Terlibat Arisan Bodong Miliaran Rupiah, Mama Muda Diciduk Polisi

oleh -
Terlibat Arisan Bodong Miliaran Rupiah, Mama Muda Diciduk Polisi
Mama muda diamankan polisi karena terlibat arisan bodong miliaran rupiah.

belitongekspres.co.id, – Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang bersama Buser Elang Jupi Polres Kepahiang Polda Bengkulu, berhasil menangkap seorang pelaku penipuan dengan modus arisan bodong.

Adalah AA (22) warga Bengkulu yang ditangkap di tempat persembunyiannya di sebuah kontrakan di kawasan Bukit Sari, pada Kamis (19/8) sekira pukul 15.00 WIB.

Penangkapan mama muda ini dipimpin langsung Kanit Buser Naga Aipda Rudi Kiai. Sebelumnya, butuh dua hari untuk memburu pelaku yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polres Kepahiang.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, penangkapan AA dilakukan secara humanis. Saat dilakukan penangkapan, AA sedang bersama suaminya dan dua anaknya yang masih balita.

“Saat dilakukan penangkapan, tim terlebih dahulu menanyakan apakah benar pelaku pernah dilaporkan ke polisi soal uang arisan. Dan pelaku langsung membenarkannya dan dia berjanji akan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkap Adi Putra kepada Babel Pos, Sabtu (21/8).

Dikatakannya, sebelum menjadi buronan, AA dilaporkan lantaran melakukan penipuan terhadap warga Air Pauh Kecamatan Tabat Karai Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, pada 16 Juni 2021 lalu.

Diketahui pelaku beraksi dengan modus menawarkan korban ikut arisan. Korban menyetorkan Rp37.195.000, maka dalam waktu 10 hari akan mendapatkan uang sebesar Rp40 juta.

Namun kata Adi Putra, pada hari yang telah ditentukan uang yang dijanjikan pelaku tidak ada dan pelaku sudah melarikan diri.

“Diduga korban dari arisan bodong ini tidak hanya memakan satu korban, tetapi bisa mencapai ratusan orang dan kerugian mencapai miliaran rupiah. Hal ini terus didalami oleh penyidik satreskrim Polres Kepahiang,” tegasnya.

Dalam penangkapan tersebut, turut disita untuk dijadikan barang bukti berupa satu buah ATM berikut dengan buku tabungan Bank BCA, satu buah ATM dan buku tabungan Bank BRI.

“Pelaku dan barang bukti kita bawa ke Polres Pangkalpinang untuk diamankan. Kemudian hari ini pelaku sudah kami serahkan ke Polres Kepahiang untuk dilakukan proses hukum selanjutnya,” tandas Adi Putra.(pas)