MUI Belitung Desak Polisi, Tangkap Pelaku Pembuang Bayi di Membalong

oleh -
Tangkap Pelaku Pembuang Bayi di Membalong
Bayi laki-laki yang dibuang di Desa Tanjung Rusa,  Kecamatan Membalong.

BELTONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku kasus pembuangan bayi laki-laki baru lahir di Kecamatan Membalong.

Sebelumnya, sesosok bayi laki-laki ditemukan di kediaman Zulkifli (36) warga Jalan Merdeka, Desa Tanjung Rusa, Membalong, Kamis (16/9) malam. Belum diketahui pasti siapa orang tua yang membuang bayi malang tersebut. Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Membalong masih melakukan penyelidikan.

Sekertaris MUI Kabupaten Belitung Drs H Ramansyah mengatakan, peristiwa pembuangan bayi di Belitung sudah beberapa kali terjadi. Kasus serupa terjadi di kawasan Kerjan, Desa Air Merbau, Tanjungpandan, 20 Juli 2020 lalu.

“Kami sudah membaca berita tersebut. Kami meminta pihak kepolisian untuk segera mengungkapkan siapa pelakunya, dan memproses kasus ini secara hukum,” kata H Ramansyah, kepada Belitong Ekspres, Minggu (19/9).

Untuk mengantisipasi terjadinya kasus yang sama, Ramansyah meminta kepada para orang tua di Belitung mengawasi anak-anaknya, agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

“Peran orang tua sangat penting dalam hal ini. Untuk mengantisipasi terjadinya pergaulan bebas, banyak hal yang harus dilakukan. Salah satunya mengajarkan anak untuk mengaji Al Qur’an. Selain itu juga perbanyak kegiatan-kegiatan positif. Dan peran para ustadz untuk memberikan pemahaman agama harus diperkuat,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Membalong AKP Karyadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan pasca adanya kasus pembuangan bayi tersebut. “Saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Mungkin, besok (hari ini,red), kita akan beberkan hasil penyelidikan,” kata AKP Karyadi.

Kata dia, sebelumnya sekitar pukul 20.30 WIB Zulkifli bersama istrinya yang sedang duduk di dalam rumah mendengar ada suara bayi. Setelah itu, Zulkifli dan istri mencari suara tersebut. Setiba di garasi rumahnya, mereka dikejutkan dengan adanya bayi yang ditutupi kain warna hijau.

“Setelah itu dia (Zulkifli) langsung mengangkat bayi laki-laki tersebut, lalu memberitahukan kepada pak RT setempat dan dukun beranak. Dan dibawa ke Puskesmas Membalong,” terang Kapolsek Membalong.

Di Pusksemas bayi tersebut dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan bayi ini memiliki tinggi 45 centimeter dan berat 2,2 gram. Kemudian, bayi laki-laki ini dibawa ke RSUD dr H Marsidi Judono.

Terpisah, Kepala Desa Tanjung Rusa, Agus Hero Planeto mengatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk berupaya mengungkap kasus tersebut. Namun saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Dia menjelaskan, setelah ditemukan bayi itu, langsung dibawa ke RSUD dr H Marsidi Judono untuk dilakukan pemeriksaan. Sebab, kondisi berat bayi waktu itu di bawah 2,4 kilogram. “Untuk kondisi bayi sudah sehat. Sekarang posisi bayi diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Belitung,” ungkap Agus. (kin)