Sopir Truk Pengangkut Kayu di Belitung Dituntut 2 Tahun dan Denda Rp 500 Juta

oleh -
Sopir Truk Pengangkut Kayu di Belitung Dituntut 2 Tahun dan Denda Rp 500 Juta
Barang bukti truk bermuatan kayu yang diamankan Polda Babel, saat berada di Mapolres Belitung.

BELITONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN – Yohanes Victor, supir truk pengangkut kayu yang diamankan Paminal Polda Babel di Pelabuhan Tanjung Ru, Badau, Belitung awal Juni 2021 lalu, dituntut selama dua tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Namun, Jika denda tidak dibayarkan, maka diganti kurungan selama tiga bulan. Tuntutan itu dibacakan JPU Kejari Belitung Sanggam Aritonang, saat sidang yang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan, Rabu (27/10).

Tidak hanya hukuman pidana dan denda, dalam kasus ini truk beserta kayu yang ada didalamnya, juga dirampas dan untuk negara. Saat ini barang bukti tersebut telah berada di Kantor Kejari Belitung.

Di hadapan Majelis Hakim PN Tanjungpandan yang diketuai Himelda Sidabalok, Sanggam Aritonang membacakan tuntutannya. Berdasarkan fakta persidangan, jaksa mampu membuktikan bahwa terdakwa bersalah.

Yakni melanggar Pasal 83 ayat 1 juncto Pasal 12 huruf e Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Sebagaimana telah diubah dalam Pasal 37 angka 13 ayat (1) huruf b dalam Bab III Peningkatan Ekosistem Investasi Paragraf 4 Kehutanan Undang-umdanh Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Hal yang memberangkatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam menjaga ekosistem hutan. Sedangkan yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum.

“Maka dari itu, menetapkan terdakwa agar tetap ditahan. Dan menyatakan barang bukti berupa satu unit truk dan kayu olahan dirampas untuk negara. Serta membebankan biaya perkara sebesar Rp 5 ribu,” kata Sanggam.

Setelah mendengar tuntutan tersebut, sidang akan kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan putusan dari Pengadilan Negeri Tanjungpandan. Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Paminal Polda Bangka Belitung (Babel) menggagalkan pengiriman kayu dari Belitung ke Jakarta.

Satu truk berisikan kayu olahan berhasil diamankan di Pelabuhan Tanjung RU, Kecamatan Badau, Minggu malam (6/6). Namun, belum diketahui pasti siapa pemilik kayu tersebut. Kemudian barang bukti truk bermuatan kayu tersebut diamankan di samping Kantor PJR Lantas Polda Babel, di kawasan Simpang Membalong, Tanjungpandan. (kin)