Banner PLN Babel

Sederet Permasalahan di Puskesmas Jadi Temuan Komisi III DPRD Beltim

oleh -
Sederet Permasalahan di Puskesmas Jadi Temuan Komisi III DPRD Beltim
Kunjungan Komisi III DPRD Beltim di Puskesmas Manggar dalam rangka melihat kondisi sarana pusat pelayanan kesehatan masyarakat. (Foto ist)

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Setelah sebelumnya melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah, Jum’at (10/9) kemarin, Komisi III DPRD Beltim menyambangi Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Beltim.

Peninjauan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Drs. Jafri didampingi Wakil Ketua Komisi Akhiruddin, Sekretaris Sunarjo, serta anggota yakni Suparman, Marwan, Koko Haryanto dan Yohendra.

Dalam kunjungan ini rombongan Komisi III DPRD Beltim banyak menemukan sederet permasalahan terkait kondisi sarana pelayanan kesehatan masyarakat tersebut.

Pantauan di Puskesmas Manggar, mereka menemukan tiang penyangga utama gedung dan lantai yang retak. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan bagi pasien dan petugas kesehatan yang berada di sana.

Berlanjut ke Puskesmas Damar, Komisi III mendapatkan usulan pembangunan sarana parkir dan pagar. Usulan itu untuk menambah aspek kenyamanan serta keamanan di lingkungan Puskesmas itu.

Selepas itu, rombongan meninjau Puskesmas Kelapa Kampit. Melihat kondisi di sana, Komisi yang bermitra dengan institusi kesehatan tersebut memandang perlu untuk menyatukan gedung layanan rawat inap ke kawasan gedung baru Puskesmas Kelapa Kampit.

Ini diperlukan untuk mempermudah urusan administrasi, serta layanan dan tindakan teknis medis kepada pasien agar dapat secara cepat dilakukan.

Kemudian rombongan melihat situasi lokasi gedung yang agak berada di dalam. Mereka meminta agar adanya penambahan cahaya penerangan, pembangunan pagar, portal jalan masuk dan keluar Puskesmas untuk mencegah terjadinya kerawanan kejahatan.

Begitu pula terhadap kondisi rumah dinas dokter yang ada dan sudah lama kosong. Mereka juga meminta segera ditempati dan dimanfaatkan dengan semestinya
Sehingga tidak pergunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sedangkan di Puskesmas Simpang Renggiang, Komisi III melihat perlu dilakukan penambahan daya listrik dari 1 Pas menjadi 3 Pas.

Selanjutnya di Puskesmas Simpang Renggiang dan Gantung juga mengalami permasalahan yang sama berkenaan keadaan mobil ambulans yang harus segera diremajakan.

Keberadaan kendaraan operasional tersebut menjadi penting, dalam misi penyelamatan pasien untuk mendapat penanganan medis.

Terakhir, peninjauan dilakukan ke Puskesmas Dendang. Mirip dengan lokasi Puskesmas Kelapa Kampit, diperlukan penambahan pencahayaan dan penerangan. Terutama menuju akses Puskesmas yang berada agak jauh di dalam dan bukan berlokasi di pinggir jalan utama.

Dalam keterangannya, Ketua Komisi III DPRD Beltim Drs. Jafri mengatakan, puskesmas merupakan sebuah institusi yang memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat. Kehadiran Puskesmas diharapkan bisa memainkan peranannya dengan baik untuk menjadi ujung tombak penanganan kesehatan di setiap wilayah kecamatan.

“Hari ini kami turun langsung datang ke Puskesmas yang ada di Belitung Timur, agar mendapatkan gambaran secara real di lapangan dalam rangka memastikan fasilitas kesehatan tersebut berada dalam kondisi baik dan memadai,” ujar pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Beltim.

Jafri menambahkan, permasalahan kondisi Puskesmas yang di Kabupaten Beltim harus segera menjadi perhatian bersama, terutama dari Dinas Kesehatan.

“Kita minta pihak Dinkes untuk mengusulkan ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat atau dari Dana Bantuan (DABA) Provinsi. Dan kalau tidak bisa, nanti kita upayakan untuk masuk dalam APBD 2022,” pintanya. (msi)