Banner PLN Babel

Rudi dan Sindi Curi Benda Pusaka di Kelenteng Pilang

oleh -
Rudi dan Sindi Curi Benda Pusaka di Kelenteng Pilang
Polisi saat mengiring kedua tersangka Sindi dan Rudi.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Diduga mencuri benda pusaka dan peralatan ibadah, dua orang pria bernama Sindi (29) dan Rudi (34) ditangkap polisi. Keduanya beraksi di Kelenteng kawasan Pilang, Desa Dukong, Minggu (12/9).

Kini keduanya sudah menjalani menjalani pemeriksaan intensif dan ditahan di Mapolres Belitung. Selain itu, Rudi dan Sindi juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian tersebut.

Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengatakan, tersangka melakukan pencurian benda pusaka di kelenteng tersebut sebanyak dua kali. Pertama, Rudi dan Sindi mencuri di lokasi pada 12 September 2021 lalu.

“Sedangkan yang kedua, mereka kembali melakukan aksinya Minggu pagi,” kata Iptu Edi Purwanto kepada Belitong Ekspres, Senin (13/9).

Dia menjelaskan, terbongkarnya kasus ini berawal saat kedua tersangka datang ke kelenteng kawasan Pilang pagi hari. Yakni dengan menggunakan sepeda motor, lalu mereka masuk ke dalam kelenteng.

Setelah itu, mereka mengambil kembali benda pusaka dan peralatan ibadah yang diinginkan. Usai mendapatkan barang tersebut, keduanya berusaha kabur. Namun, aksi Rudi dan Sindi dipergoki oleh pihak pengurus kelenteng.

“Pengurus kelenteng sempat mengejar mereka. Akan tetapi, kedua tersangka berhasil kabur dan meninggalkan kendaraan tersebut. Lalu setelah itu, pihak kelenteng melaporkan ke Satreskrim Polres Belitung,” jelas Iptu Edi.

Usai melaporkan ke polisi, Jajaran Satreskrim Polres Belitung mendatangi tempat kejadian perkara. Lalu melacak pemilik motor yang ditinggalkan pelakunya. Ternyata motor tersebut milik tersangka atas nama Sindi yang beralamat di kawasan Za Pagar Alam, Tanjungpandan. Lantas, polisi mendatangi rumah tersebut.

“Saat itu kita lakukan interogasi. Di rumah Sindi kita juga melihat adanya benda pusaka yang diduga hasil curiannya. Lalu dia mengakui perbuatannya,” ungkap Kasatreskrim Polres Belitung

Dari keterangan Sindi, dia melakukan perbuatan tersebut tidak sendirian. Melainkan bersama Rudi. “Akhirnya, kita lakukan pencarian terhadap Rudi. Dan dia kita amankan di rumahnya yang ada di Air Baik, Tanjungpandan,” terangnya.

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti keris, tombak, patung dewa, pedang hingga lukisan wajah Ratu Pantai Selatan.

Menurut Iptu Edi, pengakuan dari kedua tersangka nekat melakukan pencurian itu lantaran untuk koleksi. Atas perbuatannya, pihak kelenteng mengalami kerugian sekitar Rp 32 juta.

“Rudi dan Sindi sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 362 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Tentang Pencurian. Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” pungkasnya. (kin)