PPKM Belitung Diperpanjang Karena Kasus Covid-19 Naik 600 Persen

oleh -
PPKM Belitung Diperpanjang Karena Kasus Covid-19 Naik 600 Persen
Bupati Belitung, H Sahani Saleh.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung, H Sahani Saleh memastikan akan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Intensif selama dua minggu, hingga 29 Juli mendatang.

Hal ini disampaikannya usai mengadakan rapat PPKM tahap lanjutan dengan Forkopimda dan OPD terkait, bertempat ruang sidang Pemkab Belitung, Kamis (15/7). “Ya akan kita perpanjang sampai tanggal 29 Juli,” kata Sahani Saleh kepada Belitong Ekspres.

Perpanjangan PPKM itu dilakukan karena melonjaknya jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Belitung. Yaitu kenaikan kasus Covid-19 hampir 600 persen selama PPKM Mikro satu minggu kemarin.

“Dari awal tanggal 8 sampai hari ini PPKM kemarik ukan ngurang justru naik 600 persen. Biasanya kalau 600 persen naik, mungkin 2 minggu lagi akan beraksi lagi (pertambahan jumlah kasus). Maka dari itu kita harus perketat agik PPKM itu,”  terangnya.

Dijelaskan Sanem, jumlah kenaikan 600 persen pasien Covid-19 ini bermula dari hanya 80 pasien dan tiba-tiba melonjak hingga 420 pasien. Dan juga saat ini adanya klaster keluarga.

Menurut Bupati yang akrab disapa Sanem, kenaikan jumlah kasus Covid-19 ini disebabkan karena masyarakat masih kurang ketat menerapkan Protokol Kesehatan.

“Ini banyak terjadi karena anak-anak usia muda yang biasa kumpul-kumpul atau nongkrong, ya mereka kuat imunnya, tapi mereka di rumah ada ibu, bapak, kakek dan nenek atau orang yang punya sakit komorbid,” sebutnya.

Maka dari itu, dia meminta remaja atau usia muda untuk membatasi aktivitas bersama-sama untuk sementara ini.

“Kita tidak ada yang tahu sakit ini ada sama siapa, ketika imun kuat. Jangan merasa mereka sehat dan tidak ada gejala, tapi keluarga yang di rumah ada lansia dan punya komorbid, bisa terkena,” katanya.

Oleh karena itu, untuk menerapkan PPKM ini berjalan sebagaimana mestinya, Sanem menegaskan akan tetap mengerahkan timnya untuk mengawasi daerah-daerah yang dimungkinkan terjadinya kerumunan.

“Tolonglah masyarakat, sadarilah saat sekarang ini, terutame untuk anak-anak mudak. Dan tolong perkuat imun kita,” pintanya. (dod)