Polisi Gagalkan Penyelundupan Timah Rasa Nanas di KM Star Belitung

oleh -
Polisi Gagalkan Penyelundupan Timah Rasa Nanas di KM Star Belitung
Penyelundupan timah rasa nanas dalam truk di KM Star Belitung.

BELITONGEKSPRES.CO.ID – Penyelundupan timah rasa ‘nanas’ di KM Star Belitung berhasil digagalkan Tim Hiu Putih Satpolairud Polres Pangkalpinang, Sabtu (8/1/2022).

Untuk mengelabui petugas, lempengan serta pasir timah disimpan di bawah nanas yang dibawa oleh dua truk dengan nomor Polisi BN 8966 PT dan BN 8243 AQ.

Timah rasa nanas tersebut direncanakan akan dikirim ke luar Pulau Bangka dengan tujuan Jakarta. Dua truk diamankan di Satpolairud Polres Pangkalpinang.

Saat ini kedua mobil truk yang dikendarai Zulkifli alias Cecep (31) dan Fahmi (44) yang bermuatan nanas tersebut, juga telah dipasangi garis polisi.

Dari truk yang dikendarai Zulkifli, petugas menemukan lima karung berisikan timah lebur seberat 140 kilogram, sedangkan truk yang dikendarai Fahmi berisi satu karung pasir timah seberat 23 kilogram.

Kasat Polairud Polres Pangkalpinang, AKP Capt Yordansyah saat dikonfirmasi harian ini membenarkan hal tersebut. Katanya, penangkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat.

“Ya benar, berawal dari informasi pada Jumat 7 Januari 2022, kami mendapat informasi adanya upaya penyelundupan timah dengan menggunakan kapal laut,” ungkap Yordansyah.

Mendapat laporan itu, Tim Hiu Putih yang dipimpin dirinya langsung menindak lanjuti laporan tersebut. Pada pukul 08.00 WIB pihaknya mendapatkan dua truk sedang berada di dalam KM Star Belitung.

“Selanjutnya truk tersebut kami bawa dan kami periksa ditemukan lima karung dan satu karung yang dibawa dua mobil, satu karung berisi pasir timah dan lima karung berisi timah dalam bentuk leburan, tapi ini kita uji lab dulu,” terangnya.

Terkait penangkapan ini pihak kepolisian akan melakukan pengembangan asal muasal timah serta pemiliknya.
“Kami masih kembangkan kasus ini, juga mencari pemiliknya,” ujar Yordansyah

Selain barang bukti berupa timah dalam bentuk pasir dan timah dalam bentuk leburan dengan total berat 163 kilogram, polisi juga turut mengamankan dua orang sopir warga Pangkalpinang.

Terpisah Kapolres Pangkalpinang AKBP Dwi Budi Murtiono melalui pesan singkat membenarkan upaya penyelundupan timah keluar pulau Bangka.

“Tadi sudah dilaporkan oleh Kasat Polairud tentang kejadian tersebut dan sedang dilakukan pendalaman, selanjutnya kita menunggu hasil lengkapnya,” kata. (pas)