Pincang, Mencurigakan, Petugas Lapas Tanjungpandan Temukan ini di Kaos Kaki

oleh -
Pincang, Mencurigakan, Petugas Lapas Tanjungpandan Temukan ini di Kaos Kaki
Pincang, Mencurigakan, Petugas Lapas Tanjungpandan Temukan ini di Kaos Kaki
80 obat jenis Maxtril yang coba diseludupkan ke dalam Lapas Kelas IIB Tanjungpandan (Foto: IST)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Niat ingin seludupkan obat merek Maxtril ke dalam Lapas, seorang wanita berinisial EN diamankan Tim Sat Ops Patnal Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Sabtu (28/9) sekitar pukul 10.15 WIB.

Kalapas Kelas II B Tanjungpandan, Seno Utomo, mengatakan, kejadian tersebut bermula saat Petugas Wanita Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Siti Widyanti, yang kesehariannya ditempatkan di bagian layanan kunjungan. Melihat seorang pengunjung wanita berjalan dengan gerak gerik yang kaku dan tidak biasa, Siti mulai curiga.

“Jalannya agak pincang, seperti ada yang tertahan di kakinya. Kemudian Petugas P2U memberi kode kepada Petugas Wanita Siti Widyanti yang bertugas sebagai petugas penggeledahan wanita. Siti pun semakin curiga saat digeledah dan diperiksa, pelaku tidak bersedia untuk melepaskan sandal yang dikenakannya,” kata Kalapas dalam rilis yang diterima Belitong Ekspres, Sabtu (29/9).

Setelah digeledah, ditemukanlah satu bungkus rokok yang di dalamnya terdapat 80 obat jenis Maxtril. Benda ini dimasukan ke dalam kaos kaki pengunjung yang berinisial EK. Setelah diinterogasi, petugas pun mengetahui bahwa obat (Maxril) tersebut ditujukan kepada salah seorang Warga Binaan Permasyarakatan (WPB) laki- laki berinisal MK.

“Untuk pelaku sudah kita amankan dan diambil keterangannya oleh Tim Sat Ops Patnal yang bertugas,” ujar Kalapas

Atas perbuatannya sendiri, pembesuk wanita itu langsung diamankan untuk diperiksa lebih lanjut oleh Tim Sat Ops Patnal Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

Atas kejadian tersebut, Kalapas memberikan apresiasi kepada petugas atas tindakan tegas dan terukur yang sudah dilakukan..

Saat ini, pengunjung EN sedang diminta keterangan lebih lanjut oleh Tim Sat OPS Patnal dengan menggali keterangan dari WBP yang bersangkutan, dan segera akan berkordinasi dengan Polres Belitung untuk ditindaklanjuti.

Tak hanya di situ, Kalapas juga menekankan kepada seluruh masyarakat yang ingin berkunjung ke Lapas Kelas IIB Tanjungpandan untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

“Kami akan tindak tegas bagi siapa pun yang mencoba merusak situasi kondusif di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan. Mari bersama-sama kita jaga kondusifitas Lapas ini, jangan dirusak,” pungkas Seno Utomo.

(Faizal | belitongekspres.co.id)