Banner PLN Babel

Pastikan Kesiapan Tes CPNS/PPPK, Komisi I DPRD Beltim Tinjau Gedung CAT BKPSDM

oleh -
Pastikan Kesiapan Tes CPNS/PPPK, Komisi I DPRD Beltim Tinjau Gedung CAT BKPSDM
Komisi I DPRD Beltim mengunjungi BKPSDM dan gedung CAT yang dijadikan tempat tes seleksi, 18 -23 September 2021.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Guna memastikan pelaksanaan tes seleksi CPNS/PPPK berlangsung lancar, Komisi I DPRD Beltim mengunjungi BKPSDM dan gedung CAT yang dijadikan tempat tes seleksi, 18 -23 September 2021.

“Kalau kita lihat kesiapan di BKPSDM sudah cukup maksimal. Dan mudah-mudahan ini semua bisa berjalan lancar,” ujar Ketua Komisi I DPRD Beltim, Harjanto Johannes kepada Belitong Ekspres, Selasa (14/9) kemarin.

Selain Harjanto Johannes, hadir pula Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, anggota Komisi I Sudarsono Sulai, Jimmy Tjong, Suhartini, Suhandi dan Harminton. “Tadi kita ketemu langsung dengan orang BKPSDM yang sekaligus tuan rumah pelaksanaan tes CPNS/PPPK. Ruangan dan peralatan representatif semuanya,” kata Asin sapaan akrabnya.

Asin menegaskan, pelaksanaan tes CPNS/PPPK harus mengedepankan protokol kesehatan bagi peserta maupun panitia seleksi. Khusus panitia, Asin meminta menyiapkan protokol kesehatan seperti masker maupun thermogun.

“Hari ini mereka masih penyeterilan ruangan dan halaman mereka. Untuk Sabtu ini, mereka sudah siap dan hanya mewanti-wanti mati listrik. Semoga tidak terjadi, sebab juga sudah berkoordinasi dengan PLN termausk jaringan oleh Kominfo,” jelas Asin.

Ditemui bersamaan, Kepala BKPSDM Beltim Yuspian memastikan persiapan mereka sudah mencapai 90 persen. Ia menegaskan kontrol paling penting adalah komputer, jaringan dan listrik. “Kami sudah rapat besar, melibatkan kesehatan BPBD, kepolisian, Satpol PP dan Dishub sebagai pendukungnya,” jelasnya.

Menurut Yuspian, tantangan pelaksanaan seleksi CPNS/PPPK hanyalah kekhawatiran penyebaran Covid yang disertai banyak regulasi. “Untuk peserta harus swab antigen 1×24 jam. Kemudian untuk pelaksanaan dilapangan juga ada beberapa hal yang beda bila dibandingkan tahun sebelumnya. Diantaranya registrasi recognize wajah, berarti kami harus menyiapkan perangkat,” tukasnya. (msi)