Nelayan Sulit Dapat Solar di SPDN PPN Tanjungpandan, Takaran Juga Kurang

oleh -
Nelayan Sulit Dapat Solar di SPDN PPN Tanjungpandan, Takaran Juga Kurang
Para Nelayan saat menyampaikan keluhan saat Rapat Evaluasi Operasion SPDN di Kantor PPN Tanjungpandan, Jumat (22/10).

BELITONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN – Sejumlah nelayan mengeluh sulitnya mendapatkan solar serta takaran yang kurang pas di salah satu SPDN di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan.

Hal itu diungkapkan perwakilan nelayan saat rapat evaluasi operasional solar packed dealer nelayan (SPDN) di Kantor PPN Tanjungpandan, Jumat (22/10).

Salah seorang nelayan Slamet mengaku, saat ini solar bersubsidi sulit didapat untuk mencukupi kebutuhan mereka. Selain itu takarannya juga terlihat jauh berkurang.

“Sudah beberapa hari ini kami agak kesulitan mendapat solar subsidi. Kadangkala hanya kebagian sedikit dari SPDN di sini, akhirnya kita menunda melaut sembari menunggu tambahan solar beberapa hari kemudian,” katanya.

“Tak hanya itu takaran di setiap jerigen juga jadi masalah misalnya kami beli 20 liter per jerigen paling terisi lebih kurang 18 liter saja,” sambung Slamet.

Senada diungkapkan nelayan lainnya Suwandi. Dirinya juga merasakan hal yang sama saat membeli solar bersubsidi di salah satu SPDN kawasan PPN Tanjungpandan.

Nelayan sulit dapat solar di SPDN PPN Tanjungpandan, ditambah lagi takaran yang kurang pas menjadi permasalahan yang mereka alami selama ini.

“Untuk itu kami berharap ada solusi terbaik dari pihak terkait untuk membantu kami menyelesaikan permasalahan ini,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Belitung H. Muhtar Motong meminta pemerintah dan pemangku kepentingan bertindak.

Yakni, dengan ikut melakukan pengawasan pemanfaatan solar bersubsidi bagi nelayan agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

“Permasalahan nelayan itu sangat kompleks. Sebab banyak sekali masalah yang masih menjadi pekerjaan rumah, yang harus diselesaikan bersama antara pemerintah dan para pemangku kepentingan,” tegasnya.

Ditambahkannya, mengenai solar bersubsidi nelayan Ia meminta pengurus HNSI yang dikoordinir Wakil Ketua Jasman untuk melakukan investigasi.

Mulai dari pendistribusian hingga pemanfaatannya jangan sampai solar subsidi dimanfaatkan oleh kelompok oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Setiap HNSI membahas rapat internal mengenai solar subsidi nelayan, kami selalu pantau dan awasi pendistribusian dan pemanfaatannya agar tepat sasaran. Jangan sampai hak nelayan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung untuk mengeruk keuntungan,” katanya.

Dia juga meminta kepada pihak pemerintah dan pemangku kepentingan agar  merespon keluhan para nelayan. Seperti permasalahan kuota solar subsidi untuk nelayan melaut, takaran pengisian solar subsidi, surat-menyurat kapal, masalah pengerit serta hal-hal lainnya.

“Itu perlu diperhatikan secara bijaksana oleh pemangku kepentingan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan khususnya buat nelayan.

“Kami harapkan ada solusi secepatnya terkait keluhan para nelayan yang kami sampaikan. Sehingga nelayan kita dapat menerima haknya dan beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutupnya.

Menanggapi hal itu Kepala Syahbandar PPN Tanjungpandan, Yovan Aspirandi mengatakan pihaknya akan menampung semua keluhan nelayan.

Selanjutnya, ia akan mempelajari dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membahas dan mencarikan solusi terbaik dari berbagai permasalahan yang disampaikan.

“Nanti kita akan carikan solusinya dibantu rekan-rekan yang hadir dalam rapat kali ini dan pihak lainnya juga. Kita membahas beragam keluhan guna mencarikan solusi terbaik bagi semua pihak khususnya buat nelayan Belitung,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari Dinas Perikanan Belitung Ade Winarko menyatakan, pihaknya akan membantu nelayan untuk memperoleh haknya, diantaranya solar bersubsidi.

“Bila nelayan butuh rekomendasi dari kami untuk mendapatkan solar bersubsidi, nanti datanya akan kami analisa terlebih dahulu dan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait sehingga kami dapat memberikan rekomendasi untuk nelayan memperoleh solar bersubsidi,” katanya.

“Kami dari Dinas Perikanan Belitung selalu memantau dan memfasilitasi nelayan bila dibutuhkan seperti halnya bagi nelayan yang belum kebagian solar bersubsidi,” ujar Ade.

“Silahkan ajukan rekomendasi serta dilengkapi dengan surat kapalnya nanti kami akan berkoordinasi ke instansi terkait agar hak nelayan akan solar subsidi dapat terpenuhi,” pungkasnya. (rez)