Lanud ASH Gelar Operasi Penegakan Disiplin Prokes di Masa PPKM Level 4

oleh -
Lanud ASH Gelar Operasi Penegakan Disiplin Prokes di Masa PPKM Level 4
Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Jalan Jenderal Sudirman Depan Mako Lanud ASH, Jumat (6/8). (Foto Ist)

belitongekspres.co.idTANJUNGPANDAN – Tim Satgas Covid-19 Lanud H. AS Hanandjoeddin (ASH) menggelar operasi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level IV, Jum’at (6/8).

Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 bertempat di Jalan Jenderal Sudirman Depan Mako Lanud ASH tersebut, guna menekan laju penularan Covid-19 yang semakin memprihatinkan.

Sebab berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung tanggal 5 Agustus 2021 (dilansir https://covid19.belitung.go.id/), jumlah kasus aktif di Kabupaten Belitung telah mencapai 991 kasus. Dengan kasus harian sebanyak 108 orang yang terinfeksi.

Kadisops Lanud H. AS Hanandjoeddin, Mayor Lek Arif Lutvi Hanavi mengatakan operasi ini bertujuan untuk mengingatkan warga akan pentingnya protokol kesehatan. Apalagi saat ini Kabupaten Belitung sedang menjalankan PPKM.

“Operasi ini sebetulnya bukan untuk menakut-nakuti atau mencari-cari kesalahan warga, tetapi semata-mata untuk menyelamatkan jiwa masyarakat itu sendiri. Sebab seperti yang kita ketahui bersama, angka penularan Covid-19 saat ini masih cukup tinggi. Untuk itu, kami meminta agar warga senantiasa menggunakan masker dalam setiap aktivitasnya,” kata Kadisops.

Menurut Mayor Lek Arif, pada operasi ini pihaknya juga menekankan kepada seluruh personilnya agar mengedepankan cara-cara yang humanis. Sebab bagaimana pun TNI terlahir dari ‘rahim’ rakyat itu sendiri.

Untuk itu, Pria Lulusan AAU 2007 itu berharap mudah-mudahan kedepannya masyarakat semakin sadar dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Minimal senantiasa menggunakan masker dalam setiap aktivitasnya.

“Walaupun rata-rata pengguna jalan tadi sudah banyak yang bermasker, namun tidak sedikit juga yang belum menggunakannya. Karena itu terpaksa kami beri tindakan berupa push up, agar mereka tidak lalai lagi kedepannya. Sebab penggunaan masker ini bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga melindungi orang-orang yang ada disekitar kita,” pungkasnya. (rel)