KSOP Tanjungpandan Dirikan Posko Nataru, Penumpang Wajib Ikuti Aturan

oleh -
KSOP Tanjungpandan Dirikan Posko Nataru, Penumpang Wajib Ikuti Aturan
Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Anggiat Douglas Silitonga.

BELITONGEKSPRES, TANJUNGPANDAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, mendirikan posko pengawasan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 di pelabuhan.

Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Anggiat Douglas Silitonga mengatakan posko tersebut mulai didirikan sejak 17 Desember hingga 8 Januari mendatang. Sehingga posko itu sama seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang Nataru akan didirikan.

“Posko Natal dan Tahun baru ini juga melibatkan instansi lain seperti TNI/Polri, Pelindo dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Dishub dan lainnya,” kata Anggiat Douglas Silitonga kepada Belitong Ekspres, Rabu (22/12).

Menurut Anggiat, posko Natal dan Tahun berfungsi untuk melakukan pengawasan kepada setiap penumpang yang akan melakukan perjalanan di pelabuhan tersebut. Termasuk kepada para sopir pengangkut logistik yang menggunakan kapal Ro-Ro di Pelabuhan Tanjungpandan.

“Meskipun tidak ada PPKM secara nasional tapi ada pengetatan mobilisasi orang, melalui pengetatan syarat perjalanan,” bebernya.

Ia menambahkan, pelaku perjalanan domestik wajib mengikuti persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Seperti menunjukan bukti hasil pemeriksaan antigen bagi penumpang yang telah menerima vaksin dosis lengkap dan menunjukan hasil pemeriksaan PCR bagi penumpang yang baru menerima vaksin dosis pertama.

“Itu untuk angkutan penumpang dengan kapal laut, sedangkan untuk Roro pengangkutan logistik, mereka swab antigen dan berlaku 1 minggu, karena untuk angkutan logistik,” papar Anggiat.

Selain itu, Anggiat melanjutkan KSOP bersama KKP Wilker Tanjungpandan juga menyiapkan sebanyak 2.000 dosis vaksin bagi penumpang yang diketahui belum menerima vaksinasi.

Sehingga bagi yang belum vaksin atau belum lengkap bisa vaksinasi. “Mereka yang hendak melakukan perjalanan namun belum mengikuti vaksinasi maka akan kami lakukan penyuntikan vaksin di lokasi,” ucapnya.

Kemudian Anggiat mengimbau, kepada para penumpang di pelabuhan agar dapat melengkapi dokumen dan persyaratan sebelum melakukan perjalanan. Sejauh ini arus penumpang di pelabuhan Tanjung Pandan normal belum terjadi lonjakan yang signifikan.

“Mulai tanggal 17 hingga sekarang 22 Desember, penumpang yang berangkat masih normal belum ada lonjakan masih dibawa 200, hanya untuk kedatangan ada sedikit peningkatan diatas 200,” tandasnya. (dod)