KONI Belitung Sukses Gelar Pelatihan Pelatih Cabor

oleh -
KONI Belitung Sukses Gelar Pelatihan Pelatih Cabor
Foto bersama usai penutupan pelatihan pelatih Cabang Olahraga KONI Belitung.

BELITONGEKSPRES.CO.ID, SIJUK –  KONI Belitung sukses menggelar Pelatihan Pelatih cabang olahrga (Cabor) selama 3 hari, mulai Kamis (04/11) hingga Sabtu (06/11). Pelatihan mengambil tema “Tingkatkan Prestasi Olahraga Melalui Pelatihan Pelatih Cabang Olahraga”.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Belitung, Sukarya secara resmi menutup kegiatan pelatihan tersebut. Ia mewakili Kepala Dispora Belitung Soebagio yang sedang berhalangan hadir, masih berada di luar daerah.

“Kami dari Dispora mengapresiasi kegiatan Pelatihan pelatih ini dan ucapkan terima kasih kepada narasumber, peserta dan pengurus Koni Belitung,” kata Sukarya kepada Belitong Ekspres, bertempat di hotel Lorin Sijuk Sabtu (6/11).

Menurut Sukarya, kedepan acara semacam itu akan semakin banyak, dalam rangka mempersiapkan Porprov Bangka Belitung (Babel) tahun 2023 mendatang.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Haidir mengatakan secara garis besar pelaksanaan sudah sesuai dengan prosedur, jadwal dan hasil yang diharapkan setiap peserta, panitia, lokasi, konsumsi. Serta materipun sudah dapat diserap peserta dan sudah membentuk suatu sistem penempaan pelatihan.

“Alhamdulillah kita pada hari ini telah selesai melaksanakan sesi hari ketiga dan semua agenda telah selesai dilaksanakan,” katanya.

Menurut dia, peserta sangat antusias mengikuti pelatihan itu baik teori atau praktek, sebab narasumber yang dihadirkan yaitu Ketua Satuan Pelaksana (Satlak) Pelatda Jawa barat PON XX Papua 2021 Yunyun Yudiana dan pelatih fisik nasional Asep Sumpena.

Maka Haidir berharap pelatih akan melanjutkan program-program yang telah disusun untuk menjadi acuan pengembangan peningkatan prestasi.

“Tentunya ini menjadi suatu acuan bahwa materi pelatihan pelatih ini bukan hanya habis disini, tapi ini merupakan awal bagaimana pelatih menjabarkan ilmu itu kedalam teori melatih dan dilaksanakan di praktek melatih sehingga menjadikan atlit berprestasi,” tandasnya. (dod)