Banner PLN Babel

Istri Gagal Selamatkan Suami dari Gigitan Buaya

oleh -
Istri Gagal Selamatkan Suami dari Gigitan Buaya
Upaya pencarian korban terkaman buaya. (foto ist)

belitongekspres.co.id, Mendengar 3 kali jeritan minta tolong dari Hakim (52) suaminya, Sila (48) pun brgegas dan berjuang untuk menyelamatkan pria yang dicintainya itu. Namun, kondisi saat itu sang suami sudah digigit dan diterkam.

”Selanjutnya, korban Hakim diseret ke tengah laut,” demikian dikemukakan Kepala Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Basel, AKP Slamet Riyadi.

Akibatnya, nasib nelayan jaring (pukat), Hakim hingga kini belum ditemukan.

Ia dikabarkan hilang saat sedang menjaring ikan di pesisir perairan Claring Desa Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Senin (13/9/2021) pagi kemarin.

Korban yang merupakan warga Desa Permis tersebut bersama istrinya, Sila (48) pada pukul 07.30 WIB menebar jaring ikan di perairan Claring desa setempat. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Pangkalpinang, Fazzli.

“Pukul 10.00 WIB Kantor SAR Pangkalpinang menerima informasi dari Ibu Iput bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia satu orang hilang saat sedang memukat di perairan Claring Desa Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan. Korban Hakim bersama istrinya, Sila pergi memukat ikan di perairan Claring Desa Sebagin pada pukul 07.30 WIB, hingga saat ini korban belum juga ditemukan,” jelas Fazzli.

Menindaklanjuti informasi tersebut, lanjut Fazzli, pihaknya pukul 10.15 WIB membuka operasi SAR gabungan dan memberangkatkan satu Tim Rescue Pos Unit Siaga SAR Toboali menuju lokasi kejadian.

“Operasi SAR gabungan dengan melibatkan beberapa pihak di antaranya Tim Rescue Pos Unit Siaga SAR Toboali, keluarga korban dan masyarakat Desa Sebagin. Semoga korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Fazzli mengingatkan tim SAR gabungan selama di lapangan untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

Menurut informasi di lapangan, bahwa korban tersebut hilang diduga akibat diterkam buaya liar dan ganas di perairan Claring Desa Sebagin.

“Anggota Polsek Simpang Rimba yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Simpang Rimba, AKP Ekhard Rustam telah melakukan monitoring dan pencarian terhadap Hakim warga Desa Permis yang diduga hilang akibat diterkam buaya di perairan Craling Desa Sebagin,” tegas AKP Slamet Riyadi.

AKP Slamet menambahkan pencarian terhadap korban dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama pihak keluarga korban, nelayan dan aparat desa hingga Senin sore, namun korban belum juga ditemukan. (tom)