Ibu Muda di Gantung Nyaris Diperkosa Pak Bos, Ini Tampang Pelakunya

oleh -
Ibu Muda di Gantung Nyaris Diperkosa Pak Bos, Ini Tampang Pelakunya
Pelaku Yansen (30) alias Pak Bos.

BELITONGEKSPRES.CO.ID, GANTUNG – Aksi pemerkosaan nyaris menimpa seorang ibu muda saat sedang tidur di kontrakan Kecamatan Gantung, Ahad (5/12) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Suami korban yang juga tertidur baru menyadari aksi pelaku ketika istrinya berteriak meminta tolong.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Polsek Gantung, pelaku diduga masuk melalui jendela kontrakan yang tidak terkunci. Mungkin karena tertidur pulas, korban dan suaminya tidak menyadari aksi pelaku yang tiba-tiba sudah berada pada posisi berbaring di sebelah korban.

Kapolsek Gantung AKP Jean Alvin Sinulingga mengatakan, korban dalam keterangannya merasa ada sesuatu yang aneh menyentuh bagian belakang tubuhnya. Tak hanya itu, korban merasa semakin tidak nyaman karena seperti ada sesuatu yang menempel.

Perasaan itu membuat korban terbangun dari tidur dan langsung menoleh ke belakang. Ternyata, ada seorang laki-laki yang tidak dikenalinya dan mencoba berbuat tak senonoh terhadapnya.

“Karena kaget pelapor teriak dan kemudian sosok laki laki tersebut langsung melarikan diri lewat jendela,” ujar AKP Jean saat menjelaskan kelanjutan laporan kejadian, kepada Belitong Ekspres, Senin (6/12) kemarin.

AKP Jean melanjutkan, korban yang merasa ketakutan langsung berinisiatif melapor ke Polsek Gantung pada Senin pagi. Tak berselang lama setelah menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Gantung berhasil membekuk Yansen (30) alias Pak Pos yang diduga merupakan pelaku pencabulan tersebut.

Berdasarkan alamat identitas, pelaku diketahui warga pendatang asal Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung. Saat ini pelaku berdomisili Desa Gantung, yakni kontrakan yang tidak jauh dari tempat tinggal korban.

Bersama pelaku, anggota Polsek mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam, baju daster kuning coklat bercorak kotak-kotak dan segitiga, baju kaos warna merah marun dan kain sarung corak kotak.

“Atas kejadian tersebut korban masih mengalami trauma, takut dan merasa dilecehkan. Untuk saat ini pelaku telah kita amankan di Polsek Gantung,” tutup Kapolsek Gantung, AKP Jean Alvin Sinulingga. (msi)