Guru Harus Mampu Beradaptasi di Era Digital

oleh -
Guru Harus Mampu Beradaptasi di Era Digital
Pengurus PGRI Beltim bersama narasumber workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Pemanfaatan Akun Belajar.ID bagi Tenaga Pendidik se-Kabupaten Beltim. (Ist)

BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR – Komponen utama pendidikan yakni guru, harus mampu beradaptasi dengan metode pendidikan yang perlu dilakukan di era digitalisasi. selain kecakapan mengajar, guru juga perlu melek dan cakap digital, memiliki mindset yang tumbuh dan terbuka, serta mampu beradaptasi dengan memanfaatkan platform pendidikan saat ini.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Beltim, Sarjano ketika membuka Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Pemanfaatan Akun Belajar.ID bagi Tenaga Pendidik se-Kabupaten Beltim, Rabu (17/11) di SMP Negeri 2 Manggar.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan workshop yang diinisiasi oleh PGRI Kabupaten Beltim dalam rangka pengembangan kompetensi dan kemampuan serta profesionalisme guru seperti Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan sebagaimana aturan yang telah ditetapkan,” ujar Sarjon sapaan akrabnya.

“Dengan akun belajar.id yang sudah disediakan oleh Kemendikbudristek dibuat untuk memudahkan dan mengefektifkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, baik peserta didik, pendidik dan tenaga pendidik dapat mengakses layanan aplikasi pembelajaran berbasis elektronik,” tambah Sarjon.

Acara workshop yang dilaksanakan selama 4 hari ini terhitung dari tanggal 17-20 November 2021 juga dilaksanakan secara daring dan luring dan diikuti oleh tenaga pendidik se-Kabupaten Beltim. Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka untuk memperingati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional yang ke-76.

“Workshop ini diikuti oleh 7 Kecamatan dengan total 248 orang dimana ada 49 orang di luar jaringan dan 199 orang mengikuti secara daring, dan nanti juga tak kalah pentingnya akan ada materi pemanfaatan akun belajar.id,” imbuhnya.

Adapun tujuan pelaksanaan workshop adalah untuk membantu guru dalam menembangkan komptensi profesional sebagai guru. Terutama melalui inovasi pembelajaran dan kemampuan dan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi. Narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain Drs. Amrizal, M.H, Ahmad Ansori, S.Pd, Nuraini, S.Si dan Ardi Sabhara, M.Pd. (msi)