Duaar Pecah Ban, Xenia Tabrak Gudang di Air Mungkui, Begini Kondisi Sopirnya

oleh -
Duaar Pecah Ban, Xenia Tabrak Gudang di Air Mungkui, Begini Kondisi Sopirnya

BELITONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN – Diduga pecah ban saat melaju dengan kecepatan tinggi, mobil Xenia BN 1031 WD yang dikemudikan Albila Joko (24) menabrak gudang di Air Mungkui.

Kecelakaan tunggal ini terjadi di kawasan Jalan Raya Badau, Dusun Air Mungkui, Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, Kamis (21/10) sore kemarin.

Akibat peristiwa laka tersebut, kendaraan mini bus berwarna hitam ini mengalami kerusakan sangat parah di bagian body kanan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Korban hanya mengalami luka lecet di bagian tangan. Saat ini, mobil sudah diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Satlantas Polres Belitung.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kata dia laka tunggal itu sudah ditangani oleh jajaran Unit Laka Lantas Satlantas Polres Belitung.

“Benar adanya laka tunggal itu. Untuk korban hanya mengalami luka ringan di bagian tangan,” kata Ipda Pinem kepada Belitong Ekspres.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat korban melaju dari arah Badau menuju ke Tanjungpandan. Setiba di lokasi, ban mobil sebelah kanan pecah, sehingga membuat kendaraan hilang kendali.

Lantas, mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Albila Joko menabrak gudang yang ada di lokasi. Masyarakat yang mengetahui adanya peristiwa ini langsung melaporkan ke Unit Laka Satlantas Polres Belitung.

Dari hasil olah TKP diduga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi lalu ban bocor sehingga membuat kendaraan oleng. “Selain itu kondisi jalan di lokasi juga cukup licin karena habis diguyur hujan. Untuk tindakan, kita sudah melakukan evakuasi dan membawa kendaraan tersebut ke Unit Laka,” jelasnya.

“Setelah adanya kecelakaan ini, kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat berkendara. Apalagi saat ini musim hujan. Tentunya kondisi jalan licin, hal itu yang memicu terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. (kin)