Burhanudin Menangis Haru Diapit Guru Mantan Anak Didiknya 

oleh -
Burhanudin Menangis Haru Diapit Guru Mantan Anak Didiknya 
Bupati Beltim Burhanudin yang diapit guru mantan anak didiknya.

BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR – Rasa haru dan bangga Bupati Beltim Burhanudin ketika mengapit dua orang guru muda yang pernah menjadi anak didiknya semasa menjadi guru. Orang nomor satu di Kabupaten Beltim itu bahkan mengakui dirinya menangis bahagia karena anak didiknya meneruskan pengabdian sebagai guru.

“Hari ini rasa bangga sebagai Bupati yang terlahir dari guru. Hari ini di samping saya adalah mantan murid saya yang juga menjadi guru. Rasa bangga itu sebagai guru di hari guru sangat luar biasa karena kita bisa ketemu dengan mantan murid dan juga mendedikasikan diri untuk menjadi pendidik. Ini air mata keluar, jujur ikhlas ini,” ungkap Burhanudin saat diwawancarai Belitong Ekspres seusai upacara Hari Ulang Tahun PGRI ke-76 dan Hari Guru Nasional, Kamis (25/11).

Ia mengatakan kebanggaan dirinya sebagai guru dan Bupati adalah keinginannya untuk menjadikan dunia pendidikan di Belitung Timur lebih baik kedepan.

“Di hari guru ini, saya berharap guru tetap semangat untuk memberikan pengabdian mereka dalam dunia pendidikan. Apalagi di situasi pandemi covid (tentu) tidak mudah bagi guru untuk memberikan informasi pembelajaran dikarenakan banyak hal yang harus mereka hadapi,” ujar Burhanudin.

Namun ia meyakini bahwa organisasi guru yakni PGRI dapat menjadi wadah yang mampu mengatasi persoalan-persoalan guru. “Yakin dan percaya, PGRI Belitung Timur selalu siap mencerdaskan anak bangsa ini. Selamat hari guru, sukses untuk guru. Guru mendidik, mengajar dan membimbing, itulah guru,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar berharap guru-guru di Belitung Timur memiliki komitmen selaku pemangku kepentingan dunia pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan pembangunan karakter bangsa.

Guru juga diminta Wabup Khairil untuk memperkuat semangat dedikasi guru melalui organidasi pfofesional yakni PGRI sehingga mampu meningkatkan SDM yang bermutu.

“Nah selanjutnya, dengan peringatan hari guru ada kebersamaan para guru dalam wadah PGRI yang independen, demokratis dan berkesinambungan. Memperkokoh solidaritas, kesetiakawanan anggota serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap guru dan organisasi guru,” harapnya.

Wabup Khairil juga memastikan Pemerintah daerah akan menempatkan diri sebagai pendorong apa yang menjadi kepentingan guru. Dengan catatan, kepentingan itu bersifat kebutuhan guru. “Pemda akan bersinergi membangun pendidikan khususnya di Beltim,” tukasnya. (msi)