Buku “Memenuhi Panggilan Rakyat” Diharapkan Jadi Penguat H. AS Hanandjoeddin Sebagai Pahlawan Nasional

oleh -
Buku Memenuhi Panggilan Rakyat Diharapkan Jadi Penguat H. AS Hanandjoeddin Sebagai Pahlawan Nasional
Ketua Komisi III DPRD Beltim Jafri menyerahkan buku berjudul Memenuhi Panggilan Rakyat kepada pengurus KNPI Beltim.

BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR – Launching buku “Memenuhi Panggilan Rakyat” yang menceritakan perjuangan tokoh pejuang kemerdekaan RI, H. AS Hanandjoeddin asal Pulau Belitong, diharapkan menjadi penguatan tambahan untuk diajukan sebagai Pahlawan Nasional.

“Komisi III DPRD Beltim merasa terpanggil untuk meneruskan usulan (Pahlawan Nasional) perbaikan yang telah diajukan pada tahun 2018. Hanya 2 poin, yakni tentang kelengkapan biodata beliau pada waktu perjuangan di Malang dan data beliau pada waktu menjadi Bupati Belitung,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Beltim Jafri.

Dikatakan Jafri, dukungan yang diberikan DPRD Beltim khususnya Komisi III secara intens dilakukan. Antara lain kerjasama dengan Pemkab Belitung dan DPRD Belitung serta penulis buku Memenuhi Panggilan Rakyat.

Selain itu, juga telah berkoordinasi dengan Bupati Beltim, Bupati Belitung dan Danlanud H. AS Hanandjoeddin maupun tim presidium pembentukan Provinsi Babel yang berada di Tanjungpandan. “Selain itu, koordinasi juga dilakukan hingga ke Markas Besar TNI di Cilangkap dan juga sudah Kemensos di Dirjen Kepahlawanan,” katanya.

Menurut Jafri yang sangat mendukung penuh usulan tersebut, buku Memenuhi Panggilan Rakyat merupakan edisi yang lebih lengkap dalam menceritakan siapa dan bagaimana kiprah H. AS Hanandjoeddin dimasa perjuangan dan pengabdian sebagai Bupati Belitung.

“Buku yang ditulis pak Hairil dan pak Bambang ini menjadi inspirasi bagi kita semua sebagai kelengkapan daripada data-data yang sebelumnya ditulis dalam buku Sang Elang. Disini lebih detail menjelaskan kiprah beliau baik waktu di Malang maupun menjadi Bupati Belitung,” jelasnya.

Ia menyatakan, launching buku Memenuhi Panggilan Rakyat dapat menjadi dasar acuan pertimbangan dari tim TP2GP pusat dan Kemensos agar data-data yang tertuang dalam buku Memenuhi Panggilan Rakyat tentang HAS Hanandjoeddin menjadi penguat bagi pengambil keputusan dan dukungan berbagai pihak.

Sebagai tambahan, Jafri berharap ada kesempatan bertemu Panglima TNI, Kemensos dan Dirjen Kepahlawanan bersama DPRD, perwakilan masyarakat dan perwakilan keluarga serta TP2GP pusat.

“Kita berharap pada bulan Maret nanti sudah masuk dan TP2GP sudah bisa melakukan rapat tim yang anggotanya 13 orang dan kesimpulannya layak untuk diajukan sebagai pahlawan nasional,”  harapnya. (msi)