Besok, Bupati Belitung Resmikan Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri Gratis

oleh -
Besok, Bupati Belitung Resmikan Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri Gratis
Anthony dan Ayie saat memantau Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri Covid-19, Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, Rabu (21/7)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri Covid-19 (Belitung Covidcare Center) kini hadir di Kabupaten Belitung.

Rencananya, tempat isolasi yang berada di kawasan Hendry Village Jalan Akil Ali, Tanjungpandan, ini akan diresmikan Bupati Belitung, H Sahani Saleh, Jumat (23/7).

Penggagas Pusat Pemulihan dan Karantina Mandiri Ayie Gardiansyah mengatakan, ide awal membuat tempat isolasi tersebut lantaran sudah banyak masyarakat di Kabupaten Belitung yang terpapar virus Corona atau Covid-19.

Karenanya mereka harus dirawat dan diisolasi dan membuat pihak rumah sakit maupun puskesmas yang ada di Belitung kewalahan. Akibatnya rumah sakit maupun puskesmas mengalami keterbatasan tempat perawatan pasien.

“Setelah itu, kita berkoordinasi dan komunikasi untuk membuat semacam tempat isolasi mandiri dengan Pemda Belitung. Akhirnya Pak Bupati (Sahani Saleh dan Wakil Bupati Isyak Meirobie) mendukung,” kata Ayie kepada Belitong Ekspres, Rabu (21/7).

Usai mendapat dukungan dari pemerintah daerah, dia berkomunikasi dengan sang pemilik Hendry Village yakni Anthony. Hingga akhirnya keduanya sepakat untuk membuat tempat isolasi mandiri tersebut.

“Kemudian kita membeli peralatan untuk tempat isolasi mandiri. Seperti ranjang kasur, sprei hingga peralatan medis yang sangat lengkap,” ungkap Ayie didampingi pemilik Hendry Village, Anthony.

Dia menjelaskan, setelah diresmikan nanti tempat tersebut langsung dapat ditempati oleh pasien Covid-19. Pusat karantina mandiri ini mampu menampung sebanyak 50 orang.

“Untuk fasilitas kita bisa dikatakan lengkap. Mulai dari tabung oksigen, perawat hingga perawat ada di tempat isolasi mandiri ini,” jelasnya.

Ayie menambahkan, setiap orang yang dirawat di tempat tersebut tidak dikenakan biaya, alias gratis. Sebab, dalam pendanaan telah ditanggung oleh komunitas sosial Belitung.

“Bagi pasien yang hendak dirawat atau isolasi di tempat tersebut, harus ada surat rujukan dari rumah sakit atau dari puskesmas,” pungkasnya.

Sementara itu, pemilik Hendry Village Anthony mengatakan, ia mengizinkan tempatnya dipakai sebagai tempat karantina lantaran melonjaknya Covid-19 di Belitung dan membuat pihak RSUD kewalahan.

“Semoga dengan adanya tempat ini, dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebab di tempat isolasi ini, semua sudah disediakan termasuk dokter hingga makanan. Semuanya gratis. Nanti akan dioperasikan Komunitas Sosial Belitung bersama TNI-Polri,” kata Anthony. (kin)