Angka Perkawinan Bawah Umur di Renggiang Turun

oleh -
Angka Perkawinan Bawah Umur di Renggiang Turun
Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama antara KUA dan SMKN 1 Simpang Renggiang, Rabu (24/11).

BELITONGEKSPRES.CO.ID, SIMPANG RENGGIANG – Kepala KUA Simpang Renggiang Moh Aminollah, M.SI mengungkapkan bahwa angka nikah bawah umur di wilayah Simpang Renggiang menurun cukup tajam untuk perempuan pada tahun 2021. Tahun 2020 ada 7 pria dan 14 wanita yang tercatat menikah di bawah umur. Pada tahun ini sampai saat ini (24/11) ada 7 Pria dan 8 wanita yang tercatat menikah dibawah umur.

“Bersyukur bisa menurun, tapi khawatir penurunan tersebut diiringi banyaknya nikah bawah tangan atau bahkan hamil tapi tidak menikah. Kalau mau objektif nanti kita koordinasikan dengan puskemas atau Dinkes Beltim terkait angka kelahiran anak pertama usia remaja,” ujar Aminollah ketika ditemui di sela-sela acara penandatanganan Kesepakatan Kerjasama antara KUA dan SMKN 1 Simpang Renggiang, Rabu (24/11).

Menurut pria yang kerap mewakili propinsi Bangka Belitung di pentas nasional itu, pada kenyataannya beberapa tahun yang lalu terungkap bahwa jumlah pencacatan nikah di KUA tidak berbanding lurus dengan angka kehamilan usia remaja. Selalu ada selisih yang disebabkan nikah bawah tangan.

Lebih lanjut ia menyesalkan bila ada warga yang masih menikahkan anak dibawah umur tanpa tanpa mengikuti regulasi (nikah bawah tangan). Salah satu upaya mencegah kehamilan dan nikah usia remaja dengan memberikan pemahaman pentingnya mencegah terjadinya seks bebas dan nikah bawah umur atau bawah tangan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Simpang Renggiang, Rayon Sihotang, M.Si berharap kerjasama antara KUA dengan SMKN mampu mengubah paradigma, tingkah laku sehingga dapat mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.

Ia mengapresiasi gebrakan KUA yang langsung melakukan bimbingan dan pendampingan terhadap siswa. Sekaligus berharap menjadi kegiatan rutin ditahun mendatang.

“Saya menyampaikan terima kasih, apalagi sudah bawa minuman dan makanan. Inilah bentuk kepedulian KUA membangun akhlak mulia,” ujar Rayon.

Kesepakatan kerjasama juga diisi dengan kegiatan Habituasi Akhlak siswa untuk menumbuhkan akhlak mulia bagi peserta didik SMK Negeri 1 Simpang Renggiang. (msi)