Aktivitas TI Marak, Bupati Tegaskan Sijuk Bukan Kawasan Tambang

oleh -
Aktivitas TI Marak, Bupati Tegaskan Sijuk Bukan Kawasan Tambang
Aktivitas penambangan timah di kawasan Desa Sijuk, Kamis (13/1). Terlihat ada alat berat berwarna oranye merek Hitachi.

BELITONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung, H Sahani Saleh menegaskan, bahwa Kecamatan Sijuk merupakan daerah wisata bukan kawasan tambang. Hal itu disampaikan terkait iformasi maraknya aktivitas penambangan timah di kawasan tersebut.

“Sijuk itu daerah wisata, gak ada lagi istilah tambang. Nah, inilah yang harus diberi pemahaman kepada masyarakat. Jadi, di kawasan Sijuk itu ada namanya Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN ),” tegasnya kepada Belitong Ekspres.

Pria yang akrab disapa Sanem kembali menyatakan, kalau ada aktifitas tambang bijih timah di Kecamatan Sijuk pihaknya akan melakukan penertiban dan akan melakukan tindakan tegas. “Akan kita tertibkan habis-habisan,” tegasnya lagi.

Sementara itu, pantauan awak media Kamis (13/1), terlihat kurang lebih ratusan set mesin tambang inkonvensional (TI) sedang beraktivitas di Desa Sijuk. Tak hanya itu, di lokasi terdapat dua unit alat berat berwarna oranye merek Hitachi.

Salah seorang yang berada di lokasi tersebut mengatakan, bahwa untuk masuk ke lokasi tersebut harus membayarkan uang sebesar Rp 3 juta. “Cukup bayar Rp 3 juta, bisa beraktivitas tanpa batas waktu,” kata dia kepada wartawan.

Ia menjelaskan, selain itu per harinya ada lagi potongan sebesar 25 persen dari hasil biji timah yang didapat dari lokasi tersebut. “Ada potongan 25 persen per harinya, buat reklamasi,” pungkasnya. (rez)